Tugas membuat Press Release
Siaran Pers
Untuk segera disiarkan
PSSI Berharap Sandy Walsh Dan Jordi Amat Bisa Gabung Timnas Indonesia
JAKARTA, 14 April
2022 – Ketua Umum PSSI, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, Mochamad
Iriawan berharap proses naturalisasi pemain yang diincar Timnas Indonesia bisa
segara cepat terselesaikan. Ketua Umum PSSI juga berharap kedua pemain tersebut
bisa segera gabung Timnas Indonesia, Kedua pemain tersebut adalah Sandy Walsh
dan Jordi Amat. Seperti yang diketahui, kedua pemain tersebut merupakan
permintaan langsung dari pelatih Shin Tae-Yong, pelatih Shin Tae-Yong memang
meminta untuk menaturalisasikan pemain yang punya darah keturunan Indonesia
yang bermain di luar negeri guna menambah kekuatas Timnas Indonesia.
Program Naturalisasi itu sendiri adalah tata cara untuk orang asing untuk memperoleh Kewargenegaraan Indonesia melalui surat permohonan, Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. telah berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin;
2. pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima ) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut;
3. sehat jasmani dan rohani;
4. dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
5. tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun atau lebih;
6. jika dengan memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia, tidak menjadi berkewarganegaraan ganda;
7. mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap; dan h. membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara.
Sandy Walsh sendiri merupakan pemain kelahiran 14 Maret 1995 di Brussel, Belgia dengan berkewarganegaraan Belanda. Sang ayah keturunan Irlandia, sementara ibunya dilahirkan dari orang tua asal Indonesia. Sandy bermain di posisi full back kanan dan tergabung di klub KV Mechelen, klub liga teratas belgia dan telah mencatat 25 pertandingan dan turut mencetak dua gol dan menyumbang lima assist pada tahun 2021/2022.
Sementara itu Jordi Amat merupakan pemain kelahiran 21
Maret 1992 di Barcelona, Spanyol dengan berkewarganegaraan Spanyol. Jordi
memiliki keturunan Indonesia dari sang nenek yang dilahirkan di Makassar,
Sulawesi. Jordi bermain di posisi Central Back dan kini memperkuat klub Kas
Eupen, liga teratas belgia dan menjadi kapten di klubnya.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa “PSSI serius mengawal proses naturalisasi pemain sesuai permintaan pelatih Shin Tae-Yong dan sudah kami ajukan ke pemerintah. Hasani dan Hamdan sudah bertemu mereka di sana dan perkembangan terkini setiap harinya. Hasilnya positif. Semoga mereka bisa cepat bergabung dengan timnas kita.” Dilansir dari laman resmi PSSI.
Hasani Abdulghani merupakan anggota Komite Eksekutif PSSI
dan Hamdani Hamedan yang merupakan utusan PSSI. Mereka sebelumnya sudah bertemu
dengan Sandy Walsh dan Jordi Amat di Eropa. Hasani juga berkesempatan untuk
bertemu langsung dengan keluarga kedua pemain tersebut yang kini tengah berada
di Belgia. Hasani dan Hamedan juga membawa berkas-berkas yang harus
ditandatangani oleh kedua pemain tersebut.
Kondisi naturalisasi kedua pemain tersebut masih dalam
tahap proses di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkunham) Republik
Indonesia karena beberapa dokumen yang belum ditandatangani. Salah satu
syaratnya, Kemenkunham membutuhkan surat pernyataan di atas materai jika kedua
pemain tersebut siap melepas status kewarganegaraan mereka saat ini dan menjadi
Warga Negara Indonesia (WNI)
Salah satu syarat pemain bisa dinaturalisasikan yaitu
mereka harus siap melepas status kewarganegarannya dan siap menjadi Warga
Negara Indonesia (WNI). Menjadi WNI tidak membuat orang tersebut memiliki
kewarganegaraan ganda. Karena Indonesia menganut prinsip satu kewarganegaraan.
PSSI mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan
Kemenkunham selama proses naturalisasi ini berlangsung. “Respons dari para
pemain sangat positif dan senang untuk memperkuat timnas kita. Dokumen yang
memerlukan tanda tangan mereka pun sudah ditandatangani. Semoga proses
naturalisasi ini bisa segera cepat terselesaikan.” Kata Iriawan.
Selain kedua nama tersebut, pelatih Shin Tae-Yong juga
meminta pemain lain yang akan dinaturalisasi nantinya, yaitu Shayne Pattinama,
pemain yang mempunyai darah keturunan Indonesia dari ayahnya yang tinggal di
Semarang. Shayne berasal dari Belanda dan kini bermain di klub Viking FK, liga
1 Norwegia dan bermain di posisi full back kiri.
-Finish-
Tentang PSSI
PSSI (Persatuan Sepakbola
seluruh Indonesia ) yang dibentuk 19 April 1930 di Yogyakarta. Sebagai
organisasi olahraga yang dilahirkan di Zaman penjajahan Belanda, Kelahiran PSSI
betapapun terkait dengan kegiatan politik menentang penjajahan. Jika meneliti
dan menganalisa saat- saat sebelum, selama dan sesudah kelahirannya, sampai 5
tahun pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, jelas sekali bahwa PSSI
lahir, karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak,
menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih - benih nasionalisme di
dada pemuda-pemuda Indonesia.
Daftar Ketua PSSI
1.
Soeratin Sosrosoegondo
1930 - 1940
2.
Artono Martosoewignyo
1941 - 1949
3.
Maladi 1950 - 1959
4.
Abdul Wahab Djojohadikoesoemo 1960 - 1964
5.
Maulwi Saelan 1964
- 1967
6.
Kosasih Poerwanegara
1967 - 1974
7.
Bardosono 1975 -
1977
8.
Ali Sadikin 1977 -
1981
9.
Sjarnoebi Said
1982 - 1983
10. Kardono 1983 - 1991
11. Azwar Anas 1991 - 1999
12. Agum Gumelar 1999 - 2003
13. Nurdin Halid 2003 - 2011
14. Djohar Arifin
Husin 2011 - 2015
15. La Nyalla
Mattalitti 2015 - 2016
16. Edy Rahmayadi 2016 - Januari 2019
17. Joko Driyono Januari - Maret 2019
18. Iwan Budianto Maret - November 2019
19. Mochamad Iriawan November 2019 – Sekarang
Informasi lebih lanjut :
PSSI
Bukti Berita :
•
Dari
PDF Investor Daily yang Pak Elfa kasih di grup.


Comments
Post a Comment